iQOO Neo 12 Rilis Bulan Ini: Layar 2K 185Hz, Baterai 9.000 mAh, Ada Kipas di Dalamnya




iQOO Neo 12 akan menjadi ponsel pertama yang menggunakan material layar pTSF terbaru dari Visionox. Ponsel gaming ini dijadwalkan meluncur di China pada Oktober 2026, dengan layar 2K ber-refresh rate 185Hz, baterai 9.000 mAh, dan kipas pendingin aktif di dalam bodinya.

Material layar tersebut diperkenalkan dalam acara teknologi layar yang digelar iQOO bersama Visionox dan Universitas Tsinghua pada Rabu (14/10/2026). Tanggal peluncuran pasti dan harga Neo 12 belum diumumkan.

Material pTSF, Diklaim Lebih Terang dan Lebih Awet

pTSF merupakan material pemancar cahaya generasi keempat dari Visionox, yang diberi nama Sky Mirror. Material ini bekerja dengan dua bahan pemancar yang saling meneruskan energi sebelum menghasilkan cahaya, sehingga cahaya yang dihasilkan lebih murni dan energi yang terbuang lebih sedikit.

iQOO mengklaim material baru ini lebih baik dari generasi sebelumnya pada sejumlah aspek. Efisiensi cahayanya naik 8 persen, tingkat kecerahan puncaknya naik 10 persen, dan konsumsi daya layarnya turun 6,5 persen. Umur pakai layarnya diklaim naik 50 persen.

Perubahan warna saat layar dilihat dari samping juga berkurang. Pada sudut 30 derajat, pergeseran warnanya turun 18 persen. Pada sudut 75 derajat, penurunannya mencapai 40 persen.

Layar 2K 185Hz, Naik dari 144Hz

Neo 12 menggunakan layar beresolusi 2K dengan refresh rate 185Hz. Refresh rate adalah jumlah pembaruan gambar pada layar setiap detik. Semakin tinggi angkanya, semakin mulus gerakan yang ditampilkan, terutama pada game dengan tempo cepat.

Angka ini meningkat cukup jauh dari pendahulunya. iQOO Neo 11 yang meluncur pada 2025 menggunakan layar 144Hz.

Ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Chip Q3

Untuk performa, Neo 12 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Chipset kelas flagship ini dipadukan dengan Q3, chip gaming buatan iQOO sendiri.

Chip Q3 bertugas membantu pengolahan grafis game, antara lain menjaga kestabilan frame rate. Pembagian tugas ini membuat beban kerja tidak bertumpu pada satu chip saja.

Kipas Aktif Ice Dome, Pertama di Seri Neo

Neo 12 menjadi model pertama di seri Neo yang dilengkapi kipas pendingin aktif. Sistem bernama Ice Dome ini menggunakan jalur udara yang dirancang ulang untuk membuang panas dari dalam bodi ponsel.

Sistem ini berbeda dari pendinginan pasif pada umumnya, yang hanya mengandalkan komponen internal dan bodi ponsel untuk melepas panas. Pendinginan aktif diharapkan menjaga performa tetap stabil saat ponsel dipakai bermain game berat dalam waktu lama.

Baterai 9.000 mAh Berteknologi Silikon-Karbon

Kapasitas baterainya mencapai 9.000 mAh, naik dari 7.500 mAh pada Neo 11. Baterai ini menggunakan teknologi silikon-karbon, yang mampu menyimpan daya lebih besar dalam ruang yang lebih ringkas.

Kombinasi layar kencang, dua chip, kipas aktif, dan baterai besar menegaskan posisi Neo 12 sebagai ponsel yang dirancang khusus untuk kebutuhan gaming.

Belum Ada Kepastian Masuk Indonesia

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai kehadiran iQOO Neo 12 di Indonesia. Jadwal peluncuran di luar China dan harganya juga belum diumumkan.

Sebagai catatan, seri Neo terakhir yang masuk resmi ke Indonesia adalah iQOO Neo 10 pada 2025. Neo 11 tidak dipasarkan di Indonesia, sehingga peluang Neo 12 untuk menyusul belum dapat dipastikan.

Beredar pula kabar bahwa versi global ponsel ini akan dipasarkan dengan nama iQOO 16R. Namun, kabar tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh iQOO dan masih berstatus rumor.

Dengan spesifikasi yang sudah diumumkan, Neo 12 tinggal menunggu dua pengumuman resmi berikutnya: tanggal peluncuran dan harga di China, serta kepastian pemasaran globalnya.